Kunjungan Nyonya Tua

Sore tadi ga sengaja pas lagi beberes lemari buku yang berarakan, gue menemukan “doi” lagi telentang santai di antara buku-buku lain. Buku yang udah lama ada dilemari gue. Karena udah lama ga baca, timbul lah keinginan untuk membukanya kembali. Setiap kali baca buku ini gue selalu membayangkan diri gue sedang menonton pertunjukkan teater-teater khas eropa. (Gaya, nonton layar tancep aje gagal paham)

Buku novel naskah drama Jerman ini diterbitkan tahun 1990. Karangan Friedrich Dürrenmat dan berjudul asli Der Besuch der alten Dame. Nah postingan ini gue mau bikin sinopsis, resensi, apa spoiler yah lebih tepatnya. Hehee (Gapapa ya klo spoiler, karya sastra lama ini). Kali ini mau serius dikit ceritanya, dikit aja. Langsung saja!

Naskah drama ini menceritakan kunjungan nyonya tua mahakaya (kuaya ruaya buanget) bernama Claire ke Kota masa kecilnya, Gullen. Kota yang telah ditinggalkannya selama 45 tahun. Kota yang dulu mengucilkan dan mencampakkannya. Kota yang kini hancur lebur mengalami kebangkrutan.

Kota yang menjadi saksi kegairahan sepasang kekasih yang membara, antara Claire dan Ill (pacar Claire, dulu). Saksi bisu kehamilan Claire, kehamilan yang tidak diakui Ill. Bahkan keadilan tak mampu menyentuh Claire. Ill—saksi palsu—hakim.

Sekarang Claire kaya raya, pemilik segalanya. Semua bisa dibeli menurutnya. Bahkan keadilan yang tak didapatkannya dulu, kini bisa dibeli. Kini dia datang sebagai hujan ditengah kemarau panjang (tsadessst), datang membawa suami (ketujuh) dan sebuah peti mati. Bersama dua orang buta dan pelayan pribadi. Bersama ketenaran dan kekayaan yang dia miliki.

Semua warga berharap kasihnya, memelas dana untuk Kota Gullen. Kota masa kecilnya. Kota kumuh—kota kelabu. Mereka menaruh harapan pada Ill agar bisa melobi Claire. Ill menemani Claire berkeliling kota dan hutan, mengenang masa lalu yang indah. Memujinya. Mengatakan jika Claire tak berubah, Gadis “konyol” yang menjunjung tinggi keadilan. Tetap cantik sama seperti penyihir hatinya dulu. (Julukan Ill pada Claire)

Ill melakukannya dengan baik. Semua bergembira, semua mengelukan Ill. Setelah mendengar kabar Claire ingin menolong Gullen. 1 miliyar, 500 juta untuk Gullen, 500 juta untuk warga. Namun dengan satu syarat, persyaratan yang tidak bisa diterima Ill. Persyaratan yang segera ditolak walikota dan segenap warga atas nama kemanusiaan.

Sekaligus persyaratan yang bisa mengubah semuanya. Mengubah pabrik lumpuh kembali bergerak. Mengubah jalan rusak menjadi berlampu. Mengubah warga yang miskin kembali bergaya. Mengubah idealisme mereka. Bahkan mengubah keluarganya (Ill). Persyaratan yang mengubah semuanya.

Persyaratan yang ternyata sederhana. Wajar jika Claire memintanya. Hanya ingin keadilan ditegakkan Ill! Kau tak perlu cemas!

Kesian Ill. :’)

(mamam tuh gadis menjunjung keadilan)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s