Fans Berat Lintas Barat (Bagian I)

Halo! Selamat pagi menjelang siang! Selamat hari minggu, selamat bermalas-malasan. Yang ga bisa liburan atau lenjeh-lenjehan jangan stress ya. 😀

Pagi ini gue mau berbagi cerita dan foto pemandangan yang gue liat langsung pake mata kepala gue saat melewati jalur Lintas Barat Sumatera. Cerita saat menuju Bengkulu, kota nyokap tercinta. Yo siapa yang pernah ke Sumatera melintasi jalur ini, acung tangan!

Pada bagian pertama ini gue mau posting foto saat gue menuju Bengkulu, sedangkan bagian kedua gue mau posting foto view saat pulang ke Jakarta. Tapi pertama-tama sekali izinkan gue memperkenalkan Lintas Barat!

Berbeda dengan Lintas Timur Sumatera, dimana jalanan berkelok dan view pegunungan, Lintas Barat didominasi jalan lurus dan pantai. Ini yang bikin gue suka ke Sumatera karena lo punya dua pilihan keren yang sesuai dengan kesukaan lo. Klo gue, pilih pantai!

Pemandangan yang lo lihat setelah melalui Kota Bandar Lampung, masih di Lampung tapi sudah ga ke-kota-kota-an. Foto diatas adalah pemandangan menuju kawasan hutan lindung. Di Lampung sendiri, jalanan berkelok hanya akan ditemukan saat kita memasuki kawasan hutan lindung. Sekeluarnya dari sana pure lurus terus sampe perbatasan Lampung-Bengkulu.

 

Pantai pertama yang akan lo temui setelah melewati Hutan Lindung adalah pantai “ini”, kenapa gue kasih kutip, sebab itu nama buatan gue karena blm tau nama aslinya apa. Setiap kesana udah tekad mau nanya sama orang, tapi bisa lo liat sendiri. Ga ada siapa-siapa. Haloooo!?

 Foto dikiri jalan

Foto di kanan jalan.

Selepas dari pantai, kita disuguhin persawahan, pohon kelapa, hutan yang hijau. Gimana ga kegirangan, disebelah kiri liat pantai, disebelah kanan liat sawah. Damn!

Dan walaaaah! Sampailah kita keperbatasan Bengkulu, disini gue biasanya berhenti untuk isoma. Pemandangannya keren menurut gue, ga bosen-bosen duduk dipinggir ngeliatin samudera lepas, ngerasain buliaran air dari pecahan ombak yang menghajar bebatuan karang. Bengong-bengong bego kan, kadang diselingin deruan mobil yang sesekali lewat. Ah pokoknya pas bgt nih tempat buat chillin klo lagi capek diperjalanan. Obat capek banget ini, banget!

Selepas dari pantai itu, langsung masuk jalan menanjak nan berkelok yang sekaligus menjadi perbatasan Lampung-Bengkulu. Di pinggir tebing terjal yang langsung berhadapan dengan pantai berbatu ini kita bisa melihat Pulau Pisang. Pulau yang pengen banget gue kunjungin, lo bisa kepoin google untuk gambarnya. Siapa yang uda atau baru mau kesana kabarin dong hehe siapa tau gue dapet informasi gimana bisa sampe sana. Atau klo lo mau backpackeran atau open trip ajak gue yah, beneran gue lagi nafsu ama itu pulau. Grr!

Sekeluarnya dari jalan berkelok, maka tibalah kita di Bengkulu. Dan lintasan lurus seperti di Lampung tadi bakal kita temuin sampe Kabupaten Kaur. Di sepanjang jalan ini kita bakal nemuin banyak pantai dan dari sekian banyak pantai itu gue punya dua pantai favorit, yaitu Pantai Way Hawang dan Pantai Linau. Di klik aja buat yang kepo, soalnya uda pernah gue post sebelumnya.

So, sejauh ini pantai mana yang paling keren yang pernah lo kunjungin? Berbagi info ya! Hehe see ya again!

Advertisements

One thought on “Fans Berat Lintas Barat (Bagian I)

  1. Lintas barat ini seperti macam Pantura yah klo di Jawa?

    Di pantai “ini” banyak tanaman yah bang do dipinggirnya, tanaman apa itu yah?

    Nanya bang do, nanti kalau ada orang, pantai apa “ini”?

    Jangan jangan tuh pantai belum ada namanya? :v

    Bisa kayak gitu gak bang?

    *penasaran pake banget, apakah ada pantai gak ada namanya?

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s