Mencoba Efek Miniatur

Salah satu senjata andalan gue untuk mengabadikan momen saat ini adalah Canon eos 100D (Asia) a.k.a eos Rebel Sl1 (Eropa & Amerika) a.k.a Kiss X7 (Jepang). Gue sendiri kurang tau apa kamera ini masih memegang rekor sebagai kamera DSLR terkecil dan teringan di Dunia. Yang jelas gue nyaman membawa dslr ini sebagai teman traveling, karena bentuknya yang tengkes menjadikannya enak banget buat digantung dileher (ga berat) atau sekedar dililit ditangan

Kamera ini termasuk ke dalam kelas entry level (pemula), yang menurut gue cocok untuk seorang penikmat fotografi baru seperti gue. Dan sebagai kamera pemula, gue menilai Canon EOS 100d ini cukup keren, karena meski menyandang kelas pemula, kamera ini punya kemampuan sesepuhnya (kamera pro) dan juga segudang fitur di dalamnya, salah satunya efek miniatur.

Efek Miniatur

Sejauh ini sekitar 80% kamera Sl1 ini gue gunakan untuk mengambil foto landscape. Karena belakangan gue lebih banyak dolan ke luar kota yang notabene menyuguhkan pemandangan alam, hampir dipastikan klo gue belum pernah menggunakan efek miniatur ini secara efektif. Karena selain harus dari ketinggian, efek ini lebih hidup untuk menangkap suasana perkotaan (gedung, mobil, jalan, lampu jalan, dll).

Sebenernya gue uda pernah nyoba untuk menangkap suasana pedesaan dari atas bukit, tapi hasilnya kurang pas aja menurut gue. Gak terlalu terlihat miniatur seperti yang dijanjikan. Sementara di kota gue jarang banget hunting foto. Soalnya klo keluar main, mau ada acara atau sekedar nongkrong (di Jakarta) gue kaga pernah bawa dslr, sekalipun klo mesti bawa kamera banget, paling kamera saku (lagian kamera hp juga uda bagus). Paling klo lagi mengunjungi obwis baru bawa nih dslr, nah pas banget kemarin sepupu dateng ngajak jalan-jalan di Jakarta. Akhirnya gue main lagi ke obwis yang uda lama banget ga gue datengin. Adalah Monas dan TMII. Inilah hasilnya!

Hasil Hunting Foto

Sekarang gue mau ngeshare hasil foto gue, foto yang gue ambil menggunakan efek miniatur. Foto ini gue ambil pas kemaren nemenin jalan sepupu gue si Oca yang ada dipost gue sebelumnya. Sembari nemenin dia jalan, gue hunting foto juga, hitung-hitung menyelam sambil nelen air hahaha. Ada dua lokasi tempat gue ngambil foto, Monas dan TMII. Dan gue memanfaat kan ketinggian mereka, yaitu dari pelataran puncak monas (yeay! Akhirnya naik Monas lagi!!) dan dari gondola di TMII (yeay! Naik gondola lagi!!) .


Dan hasilnya menurut gue masih belum efektif, soalnya gue belum paham banget soal efek ini. Kayanya selain ketinggian gue harus cari spot yang lebih crowd lagi deh. Monas kayanya ketinggian, dan terlalu jauh dari riuh lalu lintas begitu juga TMII dua-duanya punya jarak yang agak jauh dan tertutup pepohonan. Jadi kesannya kaya foto landscape. Nanti deh gue cari lagi spot yang lebih cocok untuk efek ini. Susah-susah gampang ternyata pakai efek satu ini, lo pernah nyoba pake efek ini belum? Share pengalaman boleh, ditunggu. Sampai jumpa lagi!

Advertisements

7 thoughts on “Mencoba Efek Miniatur

  1. Foto dari monas dari segala sisi, tapi kok foto kantor gue ngga ada, kenapaaa? #penting, hahaha. Foto yg dari monas bagus kok, tp yg dari tmii emang ga terlalu keliatan kayak miniatur, kebanyakan pohon

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s