From Evil Dead to Don’t Breathe

“Now you’re gonna see what I see.”

-The Blind Man

“300k. Boom!” Seru Money. Siapa yang ga pengen coba uang sebanyak itu. Dalam bentuk dolar lagi kan, rupiah aja masih pengen gue wakakak. Setidaknya itu yang bikin aturan kelompok belajar perampok Rocky, Alex, dan Money goyang. Mereka ini spesialis perampok rumah yang punya rule keren, ga boleh ambil uang dan ga boleh membunuh. Untung sekarang tv udah flat, coba Rocky adalah perampok tahun 90-an, ngangkat-ngangkat tipi tabung. Dan gitu pas udah capek capek ngangkat keluar ga taunya yang diangkat tabung oksigen, boom! *ada KUA?* *brb*

Oke! Seenggaknya si ayang gue satu ini ga hidup dalam cerita era 90-an. Jadi lupakan khayalan aneh gue barusan. Btw sebelum gue bahas film ini gimana kabar kalian? Semoga masih setia sama blog gue ya, seperti lo setia sama dia meskipun dicuekin, eaaa. Oh iya film ini keluar akhir Agustus tahun lalu dan gue tonton awal September, sebenernya gue mau bahas film ini dari September tapi berhubung postingan gue ga teratur dan masih acak, kadang ide untuk nulis review film timbul tenggelam karena selama ini gue selalu ambil ide dadakan. Alhasil apa yang mau gue bahas selalu random dan dampaknya sub-kategori gue ga rata. Bahkan ada sub-kategori gue yang masih kosong (menyedihkan).

Dan berkat rencana gue untuk teratur dan terjadwal dalam menulis di tahun ini seperti tertuang pada post sebelumnya, kini gue bisa melihat ide-ide gue dengan jelas dan ga random. Emang ya sesuatu yang kita rencanakan lebih dulu itu selalu berdampak baik. Sooo, lanjut bahas film. Gue ga mau panjang bahas film karena gue ngeri spoiler. Jari-jari gue tuh udah teriak “Om spoilerrrr om!!!” Hahaha.

Diatas adalah trailer untuk film Don’t Breathe yang bergenre thriller horor. Ini merupakan salah satu film yang bikin gue nurut sama judulnya. Serius, dari sekian banyak film, beberapa memang ada yang sukses bikin gue nahan napas. Tapi ini adalah film yang judulnya berhasil bikin gue manut, biasanya klo judulnya dari awal (uda bocor) kalimat perintah gini kan gue suka suges buat ngelawan. Tapi kadang ditengah film ini gue kaya sumpek, ternyata baru sadar kelamaan nahan napas, wakwak.

Hal yang gue salut dari film ini adalah: 

1. From Zero to Hero

Latar film yang hampir 80% cuma di dalam rumah, membikin budget yang dibutuhkan film ini ga begitu besar. Meski tanpa efek CGI yang super canggih nan mahal, ga membuat kualitas film ini berkurang sama sekali. Film ini boleh dibuat dengan dana kecil tapi ga bikin film ini minder nemplok di puncak box office Amerika saat itu. Karya orang-orangnya Evil Dead gitcuu looh.

2. Cerita yang Keren

Banyak faktor yang bikin sebuah film dipuji banyak orang salah satunya jalan cerita. Cerita yang ditawarkan Don’t Breathe adalah keren parah. Dengan setting tempat sesempit itu, penggabungan alur yang cepat (gue selalu kagum sama film keren dengan alur cepat) dan cerita yang twist, sometimes membuat gue mikir ulang “Ini yang jahat sebenernya siapa sih?” Atau memutar-balikkan PW (posisi wuenak), yang tadinya komplotan Rocky yang pw dikit lagi dapet duit tiba-tiba berubah 180 derajat menjadi Rocky CS yang terkurung dan diburu si bapak buta dan kemudian lebih terkesan seperti petak umpet dalam rumah. Juga banyak kejutan-kejutan lainnya yang siap menggegarkan opini-opini, persepsi-persepsi yang sudah gue bangun–diruntuhkan-bangun-diruntuhkan lagi, just repeat it haha. Keren deh pokoknya!

3. Pemeran Rocky

Akting Jane Levy yang memerankan Rocky dalam film ini keren parah. Doi nih yang bikin gue nahan napas, soalnya kan mukanya cakep tuh. Terus saat mukanya selayar penuh pandangan kita pasti ke doi dong, komuknya itu loh, cantik total banget. Kadang pas die nahan napas gue pengen bantu ngasih napas buatan aja, eh ngikut bantu nahan napas maksudnya. Tau-tau ya itu tadi, rasanya sumpek aje—lupa napas. Wakwak.

“Just because he’s blind, don’t mean he’s a saint, bro.”

-Money

Masih banyak lagi sih sebenernya, inti dari review film kan sebenernya cuma dua yaitu rekomendasiin lo untuk nonton, atau sebaliknya yaitu ga nganjurin lo nonton. Ya kan? Dan gue dengan senang hati merekomendasikan lo nonton ini. Meskipun udah beberapa bulan, toh juga gue rasa waktu film ini keluar, lo pada nonton Sucuide kaan???? Hahaha. Film ini barengan sama Sucuide Squad dan kalah pamor soalnya. Jadi wajar juga sih klo kalian sempet ke-skip kemaren. Tapi justru gue kurang suka sucuide squad, entah kenapa mungkin karena pemeran jokernya bukan Heath Ledger. *sedih inget doi udah mati beneran*

Kesimpulannya sih gue suka film ini dan gue rekomendasiin. Gila ga ada spoiler kan tulisan gue? Pokoknya kalian yang belum nonton cobain deh, kalian bakal maklum dengan kehebatan bela diri pas tau ternyata si Bapak Buta itu veteran tentara, bakal kaget begitu tahu si bapak buta ternyata menyimpan seorang wanita yang menabrak mati anaknya terus dihamilin buat gantiin anaknya yang justru ga sengaja kebunuh sama Rocky terus Rocky dijadiin next pregnant program (wakakak istilah gue, intinya sih celamitan sih nih aki-aki. Meskipun gue juga mau), tapi ga kejadian karena diselamatkan oleh Alex yang sebenernya suka sama Rocky meski Alex nya justru harus mati dan setelah perjuangan berat akhirnya Rocky sendirian dari kelompoknya yang keluar dengan selamat. Selesaai. Hahahaha canda itu spoiler gue ngasal kok, beberapa ada yang lupa, apa gue lanjutin lagi nih? Ha? Kenapa? Jangan? Okeee deh klo gitu, selamat menonton yaah. See y’all again in Friday!!

Lifeline: Whiteout

Halo readers! Kali ini gue mau ngomongin game, siapa gamer disini? Klo gue sendiri adalah gamer ala kadarnya, ga terlalu addict  lagi sama game. Btw game apa yang paling kalian sukai atau game apa yang paling berkesan buat kalian? PES! Klo gue suka PES!!! Hahaha, sama GTA, AOE juga. Klo yang berkesan itu CTR, entah kenapa ngangenin itu game. Dan sampai detik ini gue masih menunggu perilisan CTR pada smartphone, semoga kejadian! GTA San Andreas aja udah ada untuk ios, masa CTR yang notabene game legenda console PS1 ga ada sih? :’) *sabar menunggu* Continue reading

10 Lagu Mood Boosters Untuk Kalian

Selamat pagi! Jangan lupa sarapan, sikat gigi, ngopi, siap hadapi hari ini, semangat! *berdiri tegap, baru pasang sepatu sebelah*

Ada banyak lagu super pembangkit semangat di dunia ini, uadaa buanyaaak. Dan setiap kita pasti punya lagu kesukaan masing-masing dalam hal ini. Genre apapun itu, up atau deep, solo atau grup, nyambung atau ga nyambung sama masalah lo, yang jelas pasti ada sebab lo suka lagu itu. Bahkan ga penting asalnya indie atau major, yang jelas tujuannya mereka itu satu, berkarya! Kita penikmatnya pasti punya penilaian tersendiri sama karya mereka untuk bisa dinikmati. Dan karya yang dibuat dari hati bakal sampai ke hati pendengarnya. *Eaaa bawa-bawa hati* Continue reading

Perpanjang SIM Sampai 5 Meter

Halo halo, mumpung abis magrib dan lagi santai gue mau bahas ini. Sabtu kemarin gue ke Polrestabes Bekasi untuk perpanjang SIM gue yang bakal abis akhir Oktober ini. Oh iya postingan kali ini gue mau bahas soal perpanjang SIM aja ya, yang jelas selain karena gue uda bikin sebelumnya, yaitu adalah ini pertama kali gue berurusan dengan SIM tanpa calo. Emang kemaren bikin SIM pake calo? Iya soalnya waktu bikin SIM, 5 tahun lalu itu dateng nya jam 11an, alhasil udah banyak orang dan ga keburu. Mau tak mau pakai jasa calo deh biar cepet.  Continue reading

Fvck The Police

Siapa yang tahu NWA? Klo ada reader cewe disini yang kenal sama mereka, bisa kali kenalan, pasti seksi deh (modus) hahaha. Senggaknya kesukaan musik kita sama, kesamaan bisa jadi awal kedekatan loh (dih, najis. Kenapa lu do?) hahaha. Ok, janji ga nyimpang lagi, lanjut bahas NWA. Siapa yang tau mereka? Klo belum tau, izinkan gue sedikit bercerita soal mereka ya. Dan selain dari tulisan gue yang kadang suka ngawur ini, kalian bisa nonton film biografi mereka yang judulnya “Straight Outta Compton”. Dan sebenernya ga cuma jelasin siapa NWA, mungkin gue agak sedikit me-review film nya di sini.  Continue reading

Launching GoPro Hero 5, Kamera Aksi Rasa Apel

Best GoPro

This is the best gopro we’ve ever made. -Nick Woodman

Pernyataan Nick Woodman si CEO nya GoPro sebagai pembuka video Introducing GoPro Hero 5 yang diupload tanggal 19 September 2016 inilah yang melahirkan judul tulisan gue kali ini. Gimana enggak, kalimat itu khas perusahaan Apple punya si Steve Jobs, yang selalu bilang produk barunya sebagai produk terbaik. Ya iyalah. Namanya juga produk baru hahaha. Tapi jadi aneh pas gue denger ini dari Woodman, karena doi ga pindah ke Apple kan? Hahaha. So mari langsung bahas action cam terbaik empunya perusahaan asal Amerika ini. Continue reading

Mencoba Efek Miniatur

Salah satu senjata andalan gue untuk mengabadikan momen saat ini adalah Canon eos 100D (Asia) a.k.a eos Rebel Sl1 (Eropa & Amerika) a.k.a Kiss X7 (Jepang). Gue sendiri kurang tau apa kamera ini masih memegang rekor sebagai kamera DSLR terkecil dan teringan di Dunia. Yang jelas gue nyaman membawa dslr ini sebagai teman traveling, karena bentuknya yang tengkes menjadikannya enak banget buat digantung dileher (ga berat) atau sekedar dililit ditangan Continue reading